SDIT Bunayya Berdo’a bersama setelah Gempa

Suasana tangisan SDIT Bunayya di lapangan

Tangerang HUMAS BUNAYYA, (23/01/2018)-Pukul setengah dua siang, Selasa 23 Januari 2018 siswa Sekolah Islam Terpadu Bunayya menjerit. Merasakan guncangan yang cukup besar. Siswa SDIT Bunayya yang tengah belajar di kelas tiba-tiba gusar. Guru mengajak untuk keluar gedung dan berkumpul di lapangan sekolah. Tidak sedikit, siswa yang menangis ketakutan.

Rupanya telah terjadi gempa bumi berpusat di Lebak, Banten berskala 6,4 magnitudo.  Selain di Banten, gempa juga terasa di wilayah Jabodetabek. Bersumber pada BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) gempa siang ini memiliki kedalaman 10 km. Alhamdulillah seperti yang di lansir pada BMKG, gempa tidak berpotensi tsunami.

Guru-guru SDIT Bunayya tidak henti-hentinya menenangkan siswa-siswa yang ketakutan. Ibu Dara Abdis selaku Kepala Sekolah SDIT Bunayya  mengatakan bahwa hari ini, kita sedang di beri nikmat oleh Allah dalam merasakan kebesaran Allah SWT berupa gempa bumi. Siswa SDIT Bunayya bergegas pulang setelah berdoa bersama yang di pimpin oleh Bapak Ecep.

DOA KETIKA GEMPA BUMI

اَللَّهُمّ إِنّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا، وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ؛ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّمَافِيْهَا وَشَرِّمَا أَرْسَلْتَ بِهِ

ALLAHUMMA INNII AS’ALUKA KHOIROHAA, WA KHOIROMAA FIIHAA WA KHOIRO MAA ARSALTA BIH, WA A’UDZUBIKA MIN SYARRIHAA WASYARRI MAA FIIHAA WA SYARRI MAA ARSALTA BIH.